Sosialisasi SK Dirjen Badilum NO. 271/DJU/SK/PS01/4/2018

.

Foto Sosialisasi

 

PRABUMULIH. Senin, 23  April  2018, Syukur Alhamdulillah pada hari ini Pengadilan Negeri Prabumulih telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi SK Dirjen Badilum NO. 271/DJU/SK/PS01/4/2018  perihal Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung RI No 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih dan diikuti oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, CPNS/Calon Hakim, serta karyawan-karyawati Pengadilan Negeri Prabumulih.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Panitera Pengadilan Negeri Prabumulih Bapak Iskandar Jaya, SH, MM mempresentasikan sejumlah pokok-pokok pengaturan yang terdapat dalam Juklak Badilum tersebut. Secara umum, Juklak tersebut memperkenalkan suatu aplikasi baru yang segera akan diluncurkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan diberi nama aplikasi E-Court.

Adapun tujuan daripada diluncurkannya Aplikasi E-Court ini adalah dalam rangka perbaikan indeks kemudahan berusaha di Indonesia yang salah satu poinnya adalah penyederhanaan acara peradilan. Selain itu, aplikasi ini bertujuan dalam rangka menyesuaikan tuntutan dan perkembangan teknologi dan informasi, serta dalam rangka mewujudkan  peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan. “Ini adalah suatu bentuk kemajuan dan inovasi yang digaungkan oleh Mahkamah Agung, tugas kita saat ini adalah melakukan evaluasi apakah kita di Pengadilan Negeri Prabumulih sudah siap menerima aplikasi ini atau ada hal-hal yang perlu diperbaiki lagi,” terang Panitera Pengadilan Negeri Prabumulih.

E-court merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Mahkamah Agung dalam rangka melakukan efektifitas dan efisiensi penanganan perkara perdata dan perdata khusus yang nantinya akan terintegrasi dengan SIPP yang selama ini telah berjalan di seluruh pengadilan di Indonesia. Aplikasi ini pada dasarnya berlaku wajib bagi seluruh Pengadilan Negeri di seluruh Indonesia. Namun demikian, untuk tahapan pertama, pada Bulan Mei 2018, E-Court akan diterapkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Pengadilan Negeri Surabaya lalu disusul pada bulan Agustus 2018 akan diterapkan di seluruh Pengadilan Negeri kelas 1A Khusus di Indonesia.

Lebih lanjut, Bapak Panitera Pengadilan Negeri Prabumulih Bapak Iskandar Jaya, SH, MM menyampaikan bahwa terdapat 6 (enam) Fitur-Fitur baru yang terdapat di dalam Aplikasi E-Court, yaitu:

·           Pembuatan Akun Perorangan atau Advokat secara elektronik

·           Pendaftaran perkara secara elektronik

·           E-skum (Perhitungan biaya panjar perkara secara elektronik)

·           E-pgl (Panggilan para pihak secara elektronik)

·           E-pbt (Pemberitahuan putusan/penetapan secara elektronik)

·           Tahap Jawaban, Replik, Duplik, dan Kesimpulan elektronik

Menurut Wakil Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih, Ibu Wahyu Iswari, SH., M.Kn, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian dalam penerapan aplikasi E-Court ini adalah persoalan teknis hukum acara peradilan. “Perlu nanti dipertimbangkan apakah dengan tahapan persidangan yang dilakukan secara elektronik berpengaruh terhadap asas hukum acara yang memerintahkan bahwa persidangan bersifat terbuka untuk umum,” kata Ibu Wakil Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih.

Acara sosialisasi selanjutnya ditutup oleh Bapak Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih dengan harapan bahwa hasil dari sosialisasi ini dapat segera ditindaklanjuti oleh unit terkait, khususnya dalam hal melihat sejauh mana kesiapan Pengadilan Negeri Prabumulih dalam menerima aplikasi ini nantinya.