Syarat & Prosedur Pendaftaran Gugatan Sederhana

.

Syarat & Prosedur Pendaftaran Gugatan Sederhana

 

A. PERSYARATAN

1. Surat Gugatan asli;

2. Jika Pemohon/Penggugat tidak dapat menulis, maka permohonan / gugatan dapat diajukan secara lisan dihadapan Ketua Pengadilan Negeri dan yang akan memerintahkan orang untuk mencatat permohonan/gugatan tersebut (144 RBg);

3. Melampirkan surat kuasa (jika menggunakan kuasa hukum) yang telah didaftarkan di kepaniteraan hukum Pengadilan Negeri Prabumulih;

4. Bukti-Bukti yang menguatkan untuk mengajukan Gugatan/Permohonan, seperti KTP, Kartu Keluarga, Surat Kuasa, Akte, dll

5. Penggugat adalah orang perseorangan / badan hukum;

6. Adanya hubungan hukum yang menjadi dasar sengketa dengan pihak Tergugat;

7.Tergugat berada dalam domisili/bertempat tinggal di wilayah hukum yang sama (Wilayah Hukum PN Prabumulih)

8. Sengketa tidak berkaitan dengan hak atas tanah atau perkara lain yang diatur secara khusus dalam peraturan perundang-undangan (Persaingan Usaha, Sengketa Konsumen, Perselesihan Hubungan Industrial)

9. Nilai kerugian dalam gugatan paling banyak Rp 200.000.000,-

 

B. PROSEDUR

1. Mengisi formulir gugatan sederhana di kepaniteraan Pengadilan Negeri Prabumulih;

2. Membayar panjar biaya gugatan/permohonan melalui bank yang ditunjuk oleh Pengadilan Negeri Prabumulih, dengan rincian sebagai berikut:

 

- Radius I (Kec. Cambai, Kec. Prabumulih Timur, Kec. Prabumulih Utara, Kec. Prabumulih Selatan :

 Rp. 871.000,-

- Radius II (Kec. Prabumulih Barat) : Rp. 950.000,-

- Radius III (Kec. Rambang Kapak Tengah): Rp1.181.000,-

 

3. Memberikan bukti transfer pembiayaan panjar biaya perkara kepada petugas dan menyimpan salinannya (arsip untuk penggugat/pemohon)

4.Menerima tanda bukti penerimaan gugatan/permohonan

5. Menunggu surat panggilan sidang dari Pengadilan Negeri Prabumulih yang disampaikan oleh Juru Sita / Juru Sita Pengganti

6. Menghadiri sidang sesuai dengan jadwal yang ditentukan dengan membawa saksi & dokumen bukti-bukti asli

 

C. TAHAP PERSIDANGAN

1. Pemeriksaan Pendahuluan

2. Penetapan hari sidang dan pemanggilan para pihak;

3. Pemeriksaan sidang dan perdamaian;

4. Pembuktian;

5. Putusan

 

Penyelesaian gugatan sederhana paling lama 25 (dua puluh lima) hari sejak sidang pertama

 

Upaya hukum dalam gugatan sederhana dikenal dengan “Keberatan” yang diajukan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah putusan diucapkan atau setelah pemberitahuan putusan (jika para pihak tidak hadir pada saat putusan dibacakan) dengan cara mengisi blanko permohonan keberatan di kepaniteraan pengadilan.